Kebahagiaan Hidup

Kebahagiaan Hidup Aku merenung dalam gelapnya malam ini, aku tersadar ketika aku mengingat isi khutbah Jumat tadi siang bahwa kehidupan manusia kalau dihitung dengan waktu di akhirat hanyalah 2 menit sedangkan di akhirat 1 hari sama dengan 1000 tahun di dunia ini alangkah singkatnya hidup manusia dibandingkan dengan jagad raya ini kehidupan manusia bagaikan sebuah noktah yang tak berarti apa-apa dalam keabadian lalu apa yang dicari dalam hidup ini ? pertanyaan yang sangat bagus untuk saya jawab sendiri, kita hidup di dunia ini tentunya kita ingin bahagia dan kalau kita meninggalkan dunia yang panah ini tentunya kita ingin masuk surga juga tetapi saya tidak ingin membahas teknik meraih kebahagiaan di akhirat karena itu bukan maqam (tempat) saya untuk membahasnya Karena yang berhak membahasnya hanyalah seorang ulama sebagai pewaris nabi, baiklah masalah bahagia itu adalah masalah manusia yang berusaha untuk mencapainya sejak jaman Nabi Adam hingga zaman super canggih ini semuanya mendambakan kebagiaan hidup,lalu yang bagaimanakah yang termasuk kebahagiaan hidup itu,menurut Aristoteles bahwa kebahagiaan hidup itu adalah perasaan puas yang dipunyai oleh seseorang manusia ketika ia menerima semua kebutuhan dirinya dari masyarakat dan dapat menyerahkan sesuatu yang dibutuhkan masyarakat dari dirinya, tetapi menurut saya bahwa kebahagiaan hidup itu adalah cukup makan, mempunyai usaha yang dinamis, uang berlimpah , sehat jasmani dan rohani,merasa aman untuk hidup,mempunyai rumah tempat tinggal dan mempunyai kawan, oh ya termasuk juga isteri cantik dan punya anak ( untuk apa kaya kalau tidak punya anak)😀 ha….ha…… ha…. Dan tentunya kalau ada uang lebih memberikan sedekah kepada fakir miskin. Untuk meraihnya kita harus rajin bekerja lebih-lebih pada jaman ini membutuhkan persaingan yang ketat sehingga sesuai apa yang pernah dikatakan oleh Muhammad Iqbal bahwa siapa yang bergerak dialah yang berhak berada di muka dan siapa yang berhenti walaun sedetik maka dia akan tergilas oleh roda jaman, oleh karena itu kita harus seperti orang jepang yang sangat disiplin walaupun jepang bukan sebagai bangsa penemu tetapi jepang sebagai bangsa yang kreatif dengan modifikasi teknologi yang berasal dari Barat sehinga jepang harus bisa diperhitungkan sebagai negara ketiga yang mempunyai kekuatan ekonomi.

Maaf saya tidak bisa meneruskan tulisan ini ngantuk banget sekarang sudah larut malam aku pamit ya daaaaaaaaaaaaaa than’k sudah mampir ke blog ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s