Etika Teknologi Informasi

12 Juni 2010

Teknologi berkembang dengan cepat karena ilmuan dalam bidang teknologi komputer selalu melakukan penelitian untuk menemukan hal yang baru dalam bidang tersebut atau mengembangkan teknologi yang sudah ada sehingga teknologi baru selalu berkembang setiap saat seperti teknologi hardware dan software komputer tetapi perkembangan teknologi tidak pernah lepas dari pengaruh positif dan negatifnya, manfaat perkembangan komputer tidak pernah diragukan lagi dalam membantu kehidupan manusia seperti pengolahan data yang menghasilkan informasi yang sangat bermanfaat tetapi sisi negatifnya juga harus diperhitungkan seperti pencurian informasi yang selanjutnya dijual kepada pihak yang memerlukannya atau merusakkan informasi dengan adanya penyebaran virus komputer dan sebagainya.

Perkembangan teknologi informasi tersebut tidak pernah lepas dari etika penggunanya, dalam hal ini etika itu adalah prinsip-prinsip yang berhubungan dengan benar dan salah, etis atau tidak etis, etika muncul dalam perkembangan teknologi informasi itu karena pengaruh teknologi informasi tersebut terhadap kehidupan manusia terlalu mendalam dan sesuatu yang mendalam pasti berhubungan dengan etika serta suatu organisasi yang menggunakan teknologi informasi tersebut pasti bertanggungjawab terhadap permasalahan etika akibat penerapan teknologi informasi tersebut.

Permasalahan etika yang muncul seiring dengan pemanfaatan teknologi informasi adalah :

  1. Privasi yang berarti tuntutan seseorang untuk tidak dicampuri, diawasi atau diganggu oleh  orang lain, oleh karena itu penggunaan media internet dalam jaringan sosial seperti halnya Facebook jangan sampai mencantumkan informasi yang mungkin bersifat privasi misalnya nama cowoknya atau hal lainnya yang mungkin bersifat rahasia jangan terlalu vulgar ditampilkan.
  2. Hak Kepemilikan Intelektual (intelectual property rights) yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perorangan dengan mudah dibajak seperti pembajakan software yang akhir-akhir ini banyak sekali terjadi walaupun sudah ada serial key namun dengan adanya tools untuk mengcracknya maka semuanya menjadi terbuka seolah-olah asli, alasan mereka untuk membajak software karena terlalu mahal sehingga tidak terjangkau sehingga programmer tertantang untuk mencari cara supaya bisa digunakan dengan membuat tools untuk mengcracknya sehingga hasilnya dapat dinikmati oleh orang lain yang sangat memerlukannya, hasil menyalin perangkat lunak tersebut sama juga dengan yang aslinya dan tentunya yang membajak perangkat lunak tersebut beranggapan bahwa perusahaan yang menghasilkan perangkat lunak tersebut sudah mempunyai keuntungan yang besar.

Kesimpulan yang dapat diambil dari catatan saya diatas adalah bahwa permasalahan etika tidak pernah lepas dari teknologi informasi, membeli sofware asli itu adalah tindakan yang benar dan membajaknya adalah perbuatan yang melanggar hukum. tapi kalau kita amati pengguna komputer masih juga menggunakan yang bajakan termasuk saya he he he he

Oleh :

Syaifullah

One thought on “Etika Teknologi Informasi

  1. setiap teknologi pasti mempunyai kelemahan dan kelebihan. hanya orang-orang bijka saja yang mampu memilah milah.. tapi alangkahnaiknya. tanamkan iman dan takwa kepada generasi muda untuk menjadikan teknologi sebagai ajang berubah.. bukan ajang merusak.. terimakasih atas infonya… semoga barokah dan berguna bagi pembaca yang lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s