Gerimis Mengundang

Pagi yang ramai
Saat orang beriman sahur
Suasana diliputi Aura kedamaian
Membangkitkan awan mendung
Mengeluarkan gerimis tanda kebahagiaan
Menyambut orang yang berpuasa

Saat itulah nun jauh disana
Aku merindukanmu
Rindu akan canda dan tawamu, senyummu
Sahur dan buku bersama
Tapi……………….
Semua hanya mimpi
Karena kita dipisahkan oleh jarak
Disini yang ada
Hanya bayanganmu mengundang rinduku
Seperti Damai yang mengundang gerimis.

Pengorbanan

Sayang……………….
Dalam hidup ini derita dan bahagia selalu ada
Derita membawa bahagia
Bahagia membawa derita
Derita untuk mencapai kebahagiaan
Kita harus rela mengeluarkan air mata
Menggembleng jiwa kita demi kebahagiaan
Daripada bahagia dengan kegembiraan
Tapi akhirnya kesedihan yang ada
Tayangan media sering kita saksikan
Para koruptor di penjara
Kebahagiaan berujung kesedihan
Jadi dalam hidup ini pengorbanan diperlukan
Pengorbanan untuk tidak hidup mewah dengan cara melanggar hukum
Tapi hidup dengan tetap mengkuti rambu-rambu agama
Itulah pengorbanan sejati.

Oleh : Syaifullah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s